Showing posts with label Humor. Show all posts
Showing posts with label Humor. Show all posts

Malaikat pun Dibikin Bingung Beda Awal Puasa

Awal Ramadhan selalu membikin bingung masyarakat, mau ikut siapa. Pemerintah punya pendapat, ada pula ormas Islam yang keukeuh dengan tafsirnya sendiri. Masing-masing adu argumentasi dan perang opini, tak peduli masyarakat yang menjadi korban ketidaksepakatan para elit ini.

Syahdan, ternyata yang kebingungan bukan hanya masyarakat di pelosok desa dan kota se-Indonesia, para malaikat pun mengalami hal yang sama.

“Ini setan-setan harus dipenjara kapan ya? Ikut penetapan pemerintah apa ormas Islam yang puasa lebih awal”

Karena tidak bisa mengambil keputusan, akhirnya dilakukan rapat besar para malaikat untuk menentukan kapan setan-setan harus masuk bui. Kesepakatannya, setan yang biasa menggoda pengikut ormas yang puasa lebih awal, masuk kerangkeng lebih dulu, sedangkan lainnya esok harinya. Ini hasil yang dirasa ideal dan adil.

Sayangnya, ketika dilakukan eksekusi di lapangan, situasi yang dialami jauh berbeda. Dalam razia dan penangkapan, para setan protes, semuanya mengaku ikut ketetapan pemerintah “Lumayan, bisa bebas sehari lebih lama” pikir para setan.

Para malaikat lalu melakukan rapat kilat untuk mengatasi situasi darurat ini akibat ulah setan yang sengaja berkelit dan mangkir dari ketentuan azali ini. Lalu diputuskan, semuanya masuk penjara lebih awal sehari sesuai dengan jadual puasa ormas Islam itu.

Tak kehilangan akal, para setan pun mengajukan protes, “Sebagai makhluk tuhan yang ditugaskan menggoda, kita masih boleh menggoda manusia sampai besok. Ramadhan kurang satu hari kok kita sudah pada dikerangkeng”

Nah lho… malaikat pun kembali kebingungan, karena berdasarkan ketetapan dalam kitab suci, setan hanya akan masuk kerangkeng pas bulan puasa, tidak boleh ditambah atau dikurangi harinya.
source
Read More...

Gus Dur, Kiai Unta

Dalam sebuah ceramah, KH A Musthofa Bisri atau yang lebih masyhur dengan panggilan Gus Mus, bercerita tentang jenis-jenis kiai.
“Jangan kaget, kalau Sampean menyaksikan kiai diam saja di rumah. Kalau jalan, paling jauh ngubengi pesantrennya, atau ke masjid saja,” Gus Mus mulai bercerita.
“Ndak mau kiai ini dia nyambangi masyarakat. Jangankan masyarakat, rapat NU saja wegah. Pokoknya, kiai ini geleme diparani, ndak mau marani,” lanjut Gus Mus.
“Saya baru tahu, rupanya kiai jenis itu ada filosofinya,” kata Gus Mus datar.
“Apa filosofinya, Gus?” tanya jama’ah.
“Yaaa..itu.. niru Ka’bah. Ka’bah kan maunya diparani. Ka’bah tidak akan jalan-jalan nyambangi Madinah, Palestina, gedung NU, apalagi Borobudur,” jelas Gus Mus disambut tawa.
Gus Mus belum berhenti cerita. Kali ini ia mendefinisikan Kiai Unta.
“Kiai Unta, jenis kiai yang bersedia jalan jauh di guruan pasar, tahan lapar, mau membawa beban berat dan menghantarkan hinga tujuan. Kiai ini tak lelah dan tak bosan silaturahim ke semua lapisan masyarakat, ke kiai-kiai,” terang Gus Mus dengan serius.
“Siapa yang kaya unta, Gus?” tanya jama'ah lagi.
“Yaaa.. Mungkin hanya Gus Dur. Wong kita ini males silaturahim kok,” jawab Gus Mus.

source
Read More...

Gus Dur Mau Daur Ulang

Nusron Wahid sering sowan Gus Dur. Tapi tak jarang Gus Dur tidak mau menerima Nusron. Alasannya macam-macam, Gus Dur pandai membuat alasan.
Suatu hari, Nusron datang ke ruang kerja Gus Dur di PBNU.
“Salam, Gus. Saya Nusron Wahid, ketua PMII,” kata Nusron dengan takdim.
“Mau apa Sampean? Keluar saja sana. Sampah Sampean,” bentak Gus Dur pada Nusron.
Keluarlah Nusron dari ruangan Gus Dur dengan lesu. Tapi, keesokan harinya, Nusron datang lagi.
“Salam, Gus. Kulo Nusron Wahid, ketua PMII,” kata Nusron, lebih takdim dari sebelumnya.
“Mau apalagi Sampean? Kok ndak kapok-kapok? Dasar sampah! Pergi sana!” Gus Dur membentak lebih keras lagi.
Kali ini Nusron tidak pergi, tapi malah menjawab bentakan Gus Dur dengan penuh tawadlu:
“Njih Gus, kulo memang sampah, Gus. Tapi sampah kan bisa didaur ulang, Gus?”
Gus Dur merespon jawaban Nusron, “Oh gitu ya, bener juga Sampean. Sampah memang bisa didaur ulang. Ya sudah, silakan duduk. Ada apa? (Hamzah Sahal)

source : http://nu.or.id/page/id/dinamic_detil/8/34965/Humor/Gus_Dur_Mau_Daur_Ulang.html
Read More...

Tukar Link Otomatis

Sangpecinta: www.facebook.com/anti.wahabi ::: Santun Menyejukkan:::

video

no video list

Labels

Alam (1) Berita Dunia (3) Berita Unik (3) Blog (1) Browser (1) Do'a (1) Dunia Pendidikan (1) FPI (14) Facebook (2) HTI (2) Hukum (9) Humor (3) Kasus (2) Kesehatan (1) Kisah (3) Maqam Kekasih Allah (1) NU (4) Politik (1) Sejarah (1) Sholat (1) Software (5) Sufi-Thoriqoh (1) Teknologi (5) Terorrist (1) Tokoh (5) Tragedi (2) Trik Facebook (2) Trik Unik (1) Ulangan Semester (6) Wahabi (17) Wali Quthb (5)

Posting Terbaru

Menu Blog

Arsip Blog

Top Comments